Rekomendasi Tungsten Terbaik 2026 – Halo Sobat Juragan! Pernah nggak sih kalian ngerasa hasil las TIG (Tungsten Inert Gas) kalian kok kurang glowing? Atau malah busur apinya sering “lari-lari” dan bikin emosi jiwa saat mengejar deadline? Tenang, masalahnya belum tentu ada di skill tangan kalian atau mesin lasnya. Seringkali, biang keroknya adalah pemilihan “amunisi” yang kurang tepat, yaitu elektroda tungsten.
Di tahun 2026 ini, teknologi pengelasan udah makin canggih. Mesin inverter jaman now butuh pasangan elektroda yang pas biar performanya maksimal. Kalau kalian masih pakai standar lama tanpa update ilmu, siap-siap aja ketinggalan. Nah, di artikel ini, kita bakal kupas tuntas daftar tungsten terbaik 2026 yang wajib ada di laci bengkel kalian. Kita bakal bahas mulai dari keamanan, performa, sampai mana yang paling cuan buat jangka panjang. Yuk, simak!
Baca Juga: Cara Memilih Tungsten Las TIG: Panduan untuk Hasil Las Sempurna
Mengapa Harus Update ke Tungsten Modern di 2026?
Sobat Juragan, sadar nggak kalau tren dunia welding sekarang lagi gencar-gencarnya kampanye K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)? Dulu, tungsten merah (Thoriated) adalah primadona. Tapi, tahukah kalian kalau tungsten merah itu mengandung material radioaktif rendah?
Meskipun aman saat dipakai mengelas, debu yang dihasilkan saat proses gerinda (meruncingkan ujungnya) itu lho yang bahaya kalau terhirup. Makanya, pencarian jenis tungsten las argon yang aman alias non-radioaktif makin meningkat di tahun 2026 ini. Peralihan ke tungsten jenis Rare Earth (Tanah Jarang) seperti Lanthanated bukan cuma soal kesehatan, tapi juga soal performa yang lebih stabil di mesin inverter modern.
Daftar Tungsten Terbaik 2026 Berdasarkan Kebutuhan
Supaya Sobat Juragan nggak bingung pas belanja di Juraganlas.id, berikut ini adalah klasifikasi tungsten yang jadi juara di tahun 2026. Ingat, beda warna, beda rasa!
1. Si Serbaguna: Tungsten Emas (Lanthanated 1.5%)
Kalau kalian tipe welder yang ngerjain apa aja, mulai dari pagar besi sampai tangki aluminium, Tungsten Emas (WL15) adalah investasi terbaik. Kenapa? Karena jenis ini mengandung 1.5% Lanthanum Oxide yang bikin dia sangat fleksibel.
Kelebihan utamanya adalah performanya yang stabil dan non-radioaktif, jadi aman banget buat kesehatan jangka panjang. Tungsten emas ini bisa dipakai di arus AC maupun DC dengan sangat baik. Buat pemula yang bingung mau beli satu jenis aja buat stok, Emas adalah pilihan paling cerdas.
2. Spesialis Heavy Duty: Tungsten Biru (Lanthanated 2.0%)
Mirip sama si Emas, Tungsten Biru juga masuk kategori Lanthanated tapi dengan kandungan 2.0%. Ini adalah tungsten terbaik 2026 buat kalian yang sering main di ampere tinggi atau pake fitur pulse yang intens. Busur apinya nyala cepet banget dan dia lebih tahan panas dibanding yang lain.
3. Jagoan Plat Tipis: Tungsten Abu-abu (Ceriated)
Sering ngerjain knalpot atau sheet metal tipis yang gampang bolong? Tungsten Abu-abu (EWCe-2) adalah solusinya. Dia juara banget di arus DC ampere rendah. Busurnya anteng, nggak liar, jadi kalian bisa ngontrol panas dengan presisi tanpa bikin material melengkung.
4. Klasik Aluminium: Tungsten Hijau vs Coklat
Nah, buat urusan las aluminium (arus AC), Tungsten Hijau (Murni/Pure) emang pemain lama yang legendaris. Dia bisa ngebentuk ujung bola (balled tip) dengan sempurna secara alami. Tapi, ada kelemahannya nih, Sobat. Tungsten hijau itu cepet habis dan kadang suka spitting (memercik) kalau dipaksa di ampere tinggi.
Solusi 2026-nya? Coba deh lirik Tungsten Coklat (Zirconiated) atau tetep pake si Emas/Biru tadi. Tungsten Coklat ngasih hasil las aluminium yang jauh lebih bersih dan minim kontaminasi dibanding Hijau.
Fokus Material: Memilih Tungsten untuk Stainless Steel
Salah satu pertanyaan yang paling sering masuk ke DM Juragan Las adalah: “Min, apa sih tungsten untuk stainless steel yang paling top?”
Jawabannya simpel: Untuk Stainless Steel, kalian main di arus DC. Jadi, kalian butuh tungsten yang ujungnya bisa diruncingkan dengan tajam buat memfokuskan panas.
Pilihan klasiknya emang Tungsten Merah (EWTh-2). Dia emang jagoan buat mild steel dan stainless steel karena start apinya gampang banget dan awet. TAPI, ingat risiko debu radioaktifnya ya! Di tahun 2026 ini, kami lebih menyarankan kalian beralih ke Tungsten Emas atau Biru. Performanya di stainless steel udah 11-12 sama si Merah, tapi jauh lebih aman buat paru-paru kalian. Hasil lasnya? Tetep kinclong dan penetrasinya dalem!
Kode Warna Tungsten 2026: Jangan Sampai Salah Ambil!
Biar nggak salah beli pas lagi buru-buru, hafalin kode warna tungsten 2026 yang umum beredar di pasaran ini. Anggap aja ini “kitab suci” welder:
- Merah (EWTh-2): Isi Thorium. Spesialis DC (Besi/Stainless). Warning: Debu asahan berbahaya.
- Hijau (EWP): Tungsten Murni. Spesialis AC (Aluminium/Magnesium). Murah tapi boros.
- Emas (WL15): Lanthanated 1.5%. All-rounder (AC/DC). Aman & Stabil.
- Biru (WL20): Lanthanated 2.0%. Heavy Duty (AC/DC).
- Abu-abu (EWCe-2): Ceriated. Spesialis Ampere Rendah (DC).
- Coklat (EWZr-1): Zirconiated. Premium AC (Aluminium) hasil bersih.
Tips Mahal: Persiapan Ujung Tungsten
Sobat Juragan, punya tungsten mahal tapi cara asahnya salah itu sama aja bohong. Cara memilih tungsten yang benar itu satu paket sama cara nyiapin ujungnya.
- Untuk Las DC (Stainless/Besi): Ujung harus RUNCING. Kenapa? Biar panasnya fokus ke satu titik kecil, jadi penetrasinya dalem dan las-lasannya rapi. Saat ngerinda, pastikan arah putaran batu gerinda sejajar sama batang tungsten ya, jangan melintang! Dan kalau pake tungsten merah, wajib pake masker!
- Untuk Las AC (Aluminium): Ujungnya biarin MEMBULAT (Balled). Nggak perlu repot dibuletin manual, nanti dia bakal membulat sendiri kok kena arus AC.
Harga Jarum Las TIG: Ada Harga Ada Rupa
Masuk ke bab yang paling sensitif: harga jarum las TIG. Di pasaran banyak banget tungsten murah meriah yang warnanya sama, tapi pas dipakai cepet banget tumpul atau malah pecah.
Di tahun 2026, pintar-pintarlah berinvestasi. Mending beli yang sedikit lebih mahal tapi original dan awet, daripada beli murah tapi tiap bentar harus ganti dan asah ulang. Waktu kalian itu uang, Sobat! Di Juraganlas.id, kami memastikan semua stok tungsten yang tersedia adalah grade industri yang sudah teruji kualitasnya.
Kesimpulan: Saatnya Upgrade Bengkelmu!
Jadi, kesimpulannya gimana? Untuk menjadi welder profesional di tahun 2026, kalian harus mulai meninggalkan kebiasaan lama yang kurang aman atau kurang efisien.
- Kalau mau aman dan serbaguna: Pilih Tungsten Emas.
- Kalau mau hasil aluminium super bersih: Pilih Tungsten Coklat atau Biru.
- Kalau masih cinta sama si Merah: Boleh aja, asal Safety First pas ngerinda!
Jangan sampai skill dewa kalian tertutup gara-gara salah pilih jarum las. Menggunakan tungsten yang spesifik untuk setiap pekerjaan akan memberikan hasil yang jauh lebih optimal dibanding maksa pakai satu jenis buat semua.
Sudah siap bikin hasil las kalian naik level? Langsung aja cek koleksi lengkap dan peralatan las terbaik lainnya hanya di Juraganlas.id. Kalau masih ragu, tim kami siap diajak konsultasi sampai kalian nemu setingan yang pas!
Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)
Apa tungsten terbaik 2026 untuk pemula yang ingin belajar semua jenis logam?
Pilihan terbaik jatuh pada Tungsten Emas (Lanthanated 1.5%) karena sifatnya yang serbaguna, bisa untuk arus AC maupun DC, performanya stabil, dan yang terpenting tidak mengandung bahan radioaktif sehingga aman bagi pemula.
Kenapa tungsten merah sering disebut berbahaya padahal hasilnya bagus?
Tungsten merah mengandung Thorium yang bersifat radioaktif rendah; meskipun aman saat proses pengelasan, bahayanya mengintai pada debu yang dihasilkan saat proses penggerindaan (meruncingkan ujung) yang tidak boleh terhirup paru-paru.
Bagaimana cara memilih tungsten untuk hasil las aluminium yang bersih?
Untuk hasil las aluminium (arus AC) yang paling bersih dan minim kontaminasi, disarankan menggunakan Tungsten Coklat (Zirconiated) atau Tungsten Lanthanated (Emas/Biru) dibandingkan tungsten hijau biasa yang cenderung mudah memercik.
Apakah ujung tungsten harus selalu diruncingkan?
Tidak selalu, tergantung materialnya. Ujung harus diruncingkan saat mengelas material seperti stainless steel atau besi (arus DC) untuk memfokuskan panas dan penetrasi dalam, sedangkan untuk aluminium (arus AC), ujung tungsten akan dibiarkan membulat.
Apakah satu jenis tungsten bisa dipakai untuk semua pekerjaan las?
Meskipun Tungsten Emas sangat serbaguna, menggunakan tungsten yang spesifik sesuai peruntukannya (misal tungsten merah/biru untuk DC dan hijau/coklat untuk AC) akan memberikan hasil yang jauh lebih optimal daripada memaksakan satu jenis untuk semua.





